BERITAINDONESIARAYA.COM — Tantangan keluarga di tengah perubahan sosial dan ekonomi semakin kompleks. Salah satu fenomena yang membutuhkan perhatian adalah meningkatnya keluarga dengan orang tua tunggal atau single parent.

Data dalam rancang bangun SIMPONI KEREN mencatat sepanjang 2024 terdapat 394.608 kasus perceraian di Indonesia, terdiri dari 85.652 kasus cerai talak dan 308.956 kasus cerai gugat.

Berangkat dari kondisi tersebut, hadir SIMPONI KEREN (Single Parents Membangun Potensi Anak Indonesia Kreatif dan Berencana), sebuah inovasi yang dirancang untuk memberdayakan orang tua tunggal sekaligus membuka ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi dan merencanakan masa depan.

Program ini diperkenalkan pada Rabu (10/6/2026) dengan pendekatan yang menempatkan keluarga single parent sebagai keluarga yang memiliki potensi untuk berkembang dan berkontribusi.

Melalui SIMPONI KEREN, orang tua tunggal mendapatkan penguatan kapasitas melalui berbagai kegiatan seperti parenting, manajemen waktu, manajemen emosi, dan pengasuhan berbasis nilai.

Sementara itu, anak-anak diberikan kesempatan mengembangkan bakat dan minat melalui bidang seni, teknologi, literasi, serta berbagai kegiatan pengembangan diri yang disertai penguatan karakter, motivasi, kepercayaan diri, dan literasi perencanaan masa depan.

Program tersebut juga diarahkan untuk membangun komunitas yang suportif bagi orang tua tunggal dan anak-anak mereka.

Kolaborasi lintas sektor dapat melibatkan sekolah, pemerintah daerah, lembaga sosial, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan untuk membuka akses pendidikan, pelatihan keterampilan, beasiswa, serta peluang pemberdayaan ekonomi.

Melalui SIMPONI KEREN, orang tua tunggal diharapkan semakin mampu menjalankan peran pengasuhan dan membangun komunikasi yang sehat dengan anak.

Di sisi lain, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi generasi yang kreatif, percaya diri, berkarakter, mampu bersosialisasi, serta memiliki arah masa depan. Program ini menegaskan bahwa keluarga dengan orang tua tunggal tetap memiliki peluang untuk menjadi keluarga tangguh dan mendukung lahirnya generasi berkualitas.

Bagikan: